Selasa, 18 Desember 2012

SAAT AKU JUJUR




BOHONG……..!!!!
MUNAFIK……….!!!!
Mungkin itulah jerit hati, disela-sela keceriaan hari-hari yang terus berganti.
Semua terlihat baik-baik saja, semua terlihat sempurna dari kejauhan tetapi jika dilihat dari jarak yang dekat dan semakin dekat, maka akan terlihat betapa  tidak sempurnanya hati ini, betapa sesungguhnya ada apa-apa yang tidak dinampakkan oleh hati ini.
Yang terlihat hanyalah yang baik dan indah sementara yang buruk dan dan tak indah tidak pernah terlihat bahkan mungkin berusaha agar jangan sampai tersentuh.
Saat kesepian datang, hati selalu bilang aku baik-baik saja. Tidak akan pernah ada sepi semua tergantung pada kita. Karena masih banyak hal yang bisa dilakukan. Tetapi apakah benar cukup dengan demikian….? Jawabannya tidak, sebab orang yang sibuk tidak bisa diartikan bahwa dia bukanlah orang yang sedang kesepian.
Saat sakit merajai, hati selalu bilang tidak apa-apa. Keihklasan akan membawa kita pada kebahagiaan yang sesungguhnya. Memang benar itu, tetapi itu  tidak memberikan arti bahwa  hati kita tidak membutuhkan pengertian dan perhatian.
Saat marah dan kecewa, sebisa mungkin hati menciptakan ketenangan, otak bekerja keras untuk dapat berfikir positif dan bibir sebisa mungkin untuk tersenyum. Berlaku baik seolah tidak terjadi apa-apa yang menimbulkan rasa sakit di dalam hati.
Seperti itulah hati ini melalui hari-hari, tidak ingin sekali saja memandang sesuatu itu buruk, menyakitkan dan tidak indah. Seperti itulah hati ini menjalani hari-hari berusaha selalu merasa cukup atas kasih sayang dan perhatian yang ada.  Selalu mengandalkan senyuman dan kata tidak apa-apa, sebab memang itu adalah kekuatan terakhir, hidup ini sudah sangat sulit lalu apa jadinya jika otak, mata dan hati ini melihat dan menjalani hari-hari yang ada dengan satu dogma yaitu buruk/menyedihkan.
Pasti yang ada hanyalah penderitaan yang terus dan terus bertambah. Biarlah meskipun terkadang hati berbisik sepi, bosan dan tak sanggup lagi tetapi aku tidak akan berubah. Aku akan terus tersenyum menjalani hari agar semua terlihat indah dan berharap di akhir semua akan benar-benar menjadi indah.

Rabu, 21 Maret 2012

Dawai Hati


Diriku yang hilang
Semakin jauh kaki melangkah semakin aku tak mengenal siapa diriku
Terasa aneh ……. diriku sendiri seperti orang asing bagiku
Tak tau apa yang sebenarnya ku mau
Tak tau apa tujuan utama dari perjalananku
Air iblis mana yang telah mencuci otakku
Hingga aku tak bisa mengenali dan mengendalikan diriku
Jubah peri jahat mana yang  telah menutup diriku seluruhnya
Hingga aku tak lagi bisa melihat diriku seutuhnya
Aku…..aku sungguh rindu akan sosok diriku yang dulu
Slalu kokoh dan tenang bak bahtera kayangan yang  berkilau bagai berlian
Tak peduli sekeras apapun raksasa hutan mengoyak layarku
Aku tetap berlayar tenang menuju dermaga cintaku
Tak peduli seberapa dalam orang menusukkan pisaunya ke dalam hatiku
Aku tetap melangkah tenang menuju dermaga cintaku
Demi sekantung cinta yang tulus untuk orang-orang yang tinggal di hatiku.

Sahabat ku termakan oleh jarak dan waktu

Sepi…….
Gelap………
Hampa……..
Itulah saat ini yang tinggal di hatiku
Tak tahu kemana perginya sahabatku
Sahabat yang dulu slalu hadir disisiku,
Tak peduli susah atau senang
Tak peduli gelap atau terang
Mungkin karna kini kita tlah jauh
Jarak dan waktu telah menjadi tirai penghalang antara kamu dan aku
Yang tak pernah bisa aku tembus meski darah tlah menghujan
Jarak dan waktu telah menjadi mesin penghapus akan memorial indah antara kamu dan aku
Tapi…..
Tapi mengapa meskipun air mataku tlah kering, jarak dan waktu tak mampu menghapus semua itu dari hati dan ingatanku.
Hingga badai kian menggelapkan hatiku
Hingga tak adalagi yang bisa kurasa selain kesepian dan kehampaan


Cintailah Dengan Sewajarnya Maka Kamu Akan Merasakan Indah Dan Nikmatnya bercinta. Dan bila kamu Membenci Atau Tidak Menyukai Seseorang Maka Bencilah Dia Dengan Sewajarnya, Tetapi Sungguh Akan Jauh Lebih Indah Ketika Kamu Membuang rasa Benci Itu Dan Belajar Untuk Memaafkan Serta Menyayanginya.

Kadang yang jauh terasa begitu dekat.
Sementara yang dekat terasa begitu jauh.
Bahkan kita seperti orang asing baginya.
Hidup ini penuh dengan kejutan dan teka teki yang sulit atau bahkan tidak bisa untuk kita pecahkan.
Kita tidak pernah tahu siapa yang akan menemani kita, menyayangi, dan melindungi kita besok.
Karena sering orang yang hari ini menyayangi kita besok menjadi orang yang paling membenci kita. Dan sebaliknya orang yang hari ini membenci kita atau orang yang hari ini kita benci besok malah menjadi orang yang menyayangi kita.
Maka saat ini yang bisa kita lakukan adalah berusaha tetap baik dan ramah pada semua orang, mencintai dan menyayangi segala sesuatunya dengan wajar.
@.. Karena tentu akan sakit rasanya saat kita di tinggalkan sahabat kita, orang tua kita, pacar kita, pasangan hidup kita, dan orang-orang yang sangat special di hati kita. Entah itu karena maut atau karena sebuah penghianatan. Dan sebagian besar orang banyak menemui kesulitan untuk menerima kenyataan dan bangkit dari keterpurukan. Satu sebabnya karena kebanyakan orang menyayangi dan mencintai segala sesuatunya secara berlebihan.  Tapi ini bukan berarti cinta yang besar terhadap orang yang kita cintai adalah suatu kesalahan, hanya saja coba kendalikan nafsu cintamu agar kamu bisa mencintainya dengan sewajarnya. Melakukan apa yang terbaik baginya dan berusaha dengan sekuat tenaga meluruskan jalanya ketika salah. Tetap mendengar baik apapun pendapat orang tentangnya agar kamu bisa mengerti dia seutuhnya, agar kamu tidak salah mempercayainya dan yang pasti agar kamu tidak salah memberikan cinta yang besar dan tulus kepadanya. Dengan begitu akan lebih mudah untuk kamu menjalani cinta dengan siapapun, dengan begitu akan lebih mudah untuk kamu bangkit jika ternyata takdir tak merestui cintamu dengannya atau ketika takdir berkata bahwa waktumu untuk mencintai dan mendapatkan cinta dari orang yang kamu sayang telah usai. Ingat ketika kamu mulai tidak bisa mendengarkan orang lain, ketika kamu mulai tidak bisa mendengarkan apa kata hatimu dan yang ada dalam otakmu hanya segalanya tentang dia maka saat itulah kamu harus segera bangun karena kamu terlalu mencintainya, cintamu sangat berlebih untuknya hingga mata dan hatimu menjadi buta.
Maka saat ini yang bisa kita lakukan adalah tetap menjadi diri sendiri untuk menuju pribadi yang baik tanpa harus melukai orang lain, kalaulah ada orang yang tidak kita sukai atau kita benci maka bencilah dia dengan sewjarnya. Jangan pernah menambahkan rasa benci itu, tapi akan lebih baik jika kita membunuh rasa benci itu
@..karena akan timbul rasa malu dan perasaan aneh lainnya jika ternyata orang yang mendampingi kita, orang yang menyayangi kita adalah orang yang pernah kita benci sangat kita benci. Bahkan saking bencinya kata-kata buruk sering terlontar dari lidah yang tidak bertulang ini untuknya. Tidak cukup sampai disitu saja kalau ternyata takdir menuliskan bahwa orang yang akan mendampingi kita, bahwa orang yang akan selalu menyayangi kita adalah orang yang dulu pernah kita benci maka pastilah cercaan, hinaan menjilat ludah sendiri dengan semangat mengujani kita. Tidak diantara kita tidak ada yang mau mengalami hal itu bukan.
Jadi sekali lagi, Cintailah dengan sewajarnya maka kamu akan bisa merasakan indah dan nikmatnya bercinta. Dan bila kamu membenci atau tidak menyukai seseorang maka benci lah dia dengan sewajarnya tetapi sungguh akan jauh lebih indah ketika kamu membuang rasa benci itu dan belajar untuk memaafkan serta menyayanginya.