Kamis, 13 Oktober 2016




Bismillahirrahmanirrahiim......
Alhamdulillah langit hari ini cerah setelah kemarin langit begitu murung selama dua hari. Sinar mentari membagi semangat dan energi positifnya kepada semua makhluk di bumi. Setiap diri yang keluar dari rumah tampak begitu sumringah siap memulai hari ini.
Bismillahirahmanirrahiim, tidak pernah luput kata itu dari mulutku untuk memulai hari. Dengan bismillah aku berharap Allah dengan kasih dan sayangNya akan selalu menyertai langkahku. Dengan bismillah aku berharap semua akan baik-baik saja meskipun hari ini mungkin akan berjalan tidak sesuai dengan rencana dan harapan.
Bismillahirahmanirrahiim, terkadang kata itu terus terucap di dalam hati. Bukan dalam rangka merayu Allah agar Ia semakin perhatian kepadaku. Tetapi karena mulai tumbuh benih keputusasaan dalam hati.
Saat benih itu tumbuh,  jiwa dan raga ini benar-benar menjadi payah dan menyebalkan. Segala hal yang di depan mata menjadi tidak menarik. Kehadiran orang-orang disekeliling menjadi tidak penting. Bahkan terkadang mereka seperti pengganggu yang harus disingkirkan. Pikiran dan perasaan mulai gelisah tentang hari esok dan masa yang akan datang.
Astaghfirullah, ampuni aku ya Allah itu semua benar-benar membuatku muak dan ingin pergi jauh dari dunia ini. Dunia dengan segala kesenangan yang ditawarkannya benar-benar membuatku muak, marah dan takut.
Bismillahirahmanirrahiim, sayangilah aku, kasihilah aku. Jangan biarkan aku berputus asa karena dunia, jangan biarkan aku tergelincir, jatuh dan merugi karena dunia.
Bismillahirahmanirrahiim, dengan kasih dan juga sayang Mu kembalikan kedamaian dalam hatiku yang sebelumnya tumbuh karena rasa percaya yang aku tanamkan kepada Mu wahai Rabb semesta alam.
Bismillahirahmanirrahiim, dengan kasih dan juga sayangMu aku sungguh-sungguh memohon keberkahan dan kebijaksanaan hidup, agar jiwa ini hidup kembali.
Harta memang bisa memberi kita banyak kesenangan tapi harta juga bisa menyebabkan perpecahan dan kedengkian. Cinta antar manusia memang bisa memberi keajaiban tetapi cinta antar manusia juga bisa menjadikan manusia menjadi gila dan bukan tidak mungkin menjadikan manusia seperti binatang.
Itu bukan karena cinta itu hina, karena sejatinya cinta itu suci. Cinta menjadi demikian menakutkan karna sudah bercampur dengan nafsu. Sehingga para penikmatnya menjadi sangat rakus akan kesenangan duniawi. Kesenangan yang tidak hakiki.
Hanya Allah lah yang bisa memberika kesenagan hakiki. Maka sewajarnya jika engkau harus berusaha keras untuk selalu konsisten dekat denganNya, taat padaNya dan percaya padaNya.
Bismillahirrahmannirrahiim, dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang, aku memohon, aku berharap penjagaanMu, kasih sayangMu, pembelaanMu dan keadilanMu.
Bismillahirrahmaniirahiim.........

Selasa, 11 Oktober 2016



JIKA ENGKAU DEKAT dengan-NYA...... 
Terpikir olehku untuk berjalan menyusuri alam liar saat purnama telah mencapai puncaknya. Dimana setiap mata telah terlelap dan alam bawah sadar tengah menikmati perjalanannya di dunia mimpi. Sepi lagi sunyi tentu yang akan aku dapati. Tapi rasaku begitu yakin bahwa akan kudapati kedamaian dan ketenangan. Belaian angin malam yang lembut menghadirkan rasa hangat nan syahdu.
Ribuan kunang-kunang yang muncul diantara semak-semak seolah membawaku berjalan ke  dunia peri yang penuh dengan keajaiban. Tiba-tiba saja aku merasa seperti  awan  yang dipenuhi ribuan bintang. Tampak begitu anggun dan cantik.
Semua kehampaan dan kesepian itu perlahan hilang bersamaan dengan langkah riangku mengejar kunang-kunang yang tengah asyik terbang menjelajah hutan. Senyum dan bahkan tawapun tercipta saat coba ku gerakkan kaki dan tanganku untuk mengikuti irama dan tarian alam.
Ini benar-benar luar biasa. Dimana harmoni dan keajaiban alam berpadu menjadi sebuah simphony indah untukku. Melahirkan sebuah ketenangan dan juga kebebasan untukku melangkah, berlari dan bahkan bernyanyi dan bernari mengekspresikan diri.
Aku terus saja melangkah sambil menari bersama ribuan kunang-kunang sampai tanpa kusadari mereka telah membawaku ke puncak. Dimana langit terasa dekat denganku. Bahkan aku merasa tanganku mampu menjangkau bulan dan juga bintang-bintang.
Masyaallah, Allahuakbar ini adalah maha karya yang sempurna,takjubku spontan keluar dari dalam hati sambil terus memandang langit.
Ya...sesekali dalam hidupku aku ingin punya kesempatan seperti itu. Menjelajah malam di alam liar, tanpa rasa takut, tanpa rasa was-was. Aku ingin melihat seperti apa diriku ketika penghuni malam alam liar menjadi temanku. Aku ingin mengerti seperti apa rasaku saat langit malam terasa begitu dekat denganku bersama rembulan dan ribuan bintang-bintangnya.
Hhmzzzz.........spontan aku mengambil nafas lalu segera membuangnya. Tak lupa senyumku membersamai. Saat itulah aku tersadar bahwa semua itu hanya khanyalanku.
Dimana aku akan menemukan hutan yang dipenuhi kunang-kunang ? Dimana aku akan menemukan puncak yang  membuat langit begitu dekat hingga terjangkau oleh tanganku? Dimana aku akan menemukan suasana alam liar yang sesempurna itu?
Untuk mendapatkan ketenangan, kedamaian dan rasa nyaman aku tidak harus berkelana atau pergi dari rumahku. Untuk mendapatkan itu semua aku hanya perlu dekat dengan Rabb ku, Allah SWT. Dan kaupun pasti tahu saat terdekat aku dengan Rabbku adalah dalam sujudku. Sujud dengan tulus keihklasan.
Bila keindahan bisa membuatku bahagia, tenang, dan damai maka sang pencipta keindahan pasti jauh lebih bisa membuatku merasa bahagia, tenang dan damai. Dengan cara yang amat sangat sederhana. Keluhku, pasrahku, permohonanku, harapku, semuanya aman dan beres bersamaNya. –itulah intinya-
Kemanapun kamu pergi, dengan siapapun kamu pergi ketenangan, rasa aman dan kebahagiaan sejati takkan kau rasakan jika kau jauh dariNya. Sang pemberi kebahagiaan, rasa aman dan kedamaian.
Jika kau dekat denganNya semua akan selalu baik saja,
Jika kau dekat denganNya semua akan selalu indah,
Jika kau dekat denganNya.........