………………?
ABSURD
Setiap
orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak semua hal dapat
kita lakukan, tentu semua itu karena keterbatasan ilmu dan keahlian yang kita
miliki.
Kelebihan
bukanlah sesuatu yang bisa kita sombongkan
dan kekuarangan bukanlah sesuatu yang bisa kita gunakan sebagai alasan
untuk berputus asa.
Dengan
kelebihan dan keahlian yang kita miliki,
kita berusaha, bekerja untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Dengan
kelebihan dan keahlian yang kita miliki, kita berusaha menjadi manusia yang
bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat umum.
Dengan
kelemahan, kita menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari. Kelemahan
mendorong manusia untuk terus berlajar, kelemahan menyadarkan seseorang bahwa
ia tidak bisa hidup sendiri sehingga ia berusaha menjadi pribadi yang ramah,
bijaksana dan peduli terhadap sesama.
Hari
ini tekadku hampir bulat untuk mengakhiri kisah ini. Tekadku hampir bulat untuk
mencari jalan lain, jalan lain yang membuatku tetap bisa berkontribusi bagi
mereka yang membutuhkan melalui amanah yang sesuai dengan kemampuan dan
keahlianku.
Terasa
nelangsa memang, sebab aku telah berputus asa dari belajarku untuk memberbaiki
diri dari kekurangan ini. Sungguh
hati ini belum sekuat besi dan baja yang
kuat menahan panas dan tempaan. Ini seperti pembunuhan karakter, aku harus
menjadi yang bukan seperti biasanya aku. Aku tahu ini tidaklah buruk….tapi aku
masih belum sanggup meskipun aku mengakui dan menyakini hakikat dari kelebihan
dan kekurangan sebagimana yang ku ungkap di atas.
Apakah
aku ini terlalu pengecut……?
ATAU…………………….
Aku
tertalu lemah sebagai seorang pejuang….?
Ketulusan
hati yang paling dalam aku berharap Tuhan memberikan jalan terbaik…..
Sebab
aku tidak ingin mengecewakan siapapun….
Sebab
aku tidak ingin menjadi beban bagi siapapun……
Jika
memang masih harus berlanjut biarkan ini berlanjut dengan hadirnya solusi
terbaik tapi bila cukup sampai disini maka biarkan ini berakhir dengan baik…..
Aku berharap keputusan akhir dari cerita ini
tidak akan lama, karena belajar dari cerita ini sangat sulit dan menyiksa sebab
ini soal kesulitan bukan soal kesempitan…..
“Curahan
hati anak pinggiran”
“Pesanku,
terus berjuang dan jangan menyerah. Jadilah pribadi yang kuat nan tangguh. Aku berharap
dari setiap kesulitan yang ada tidak akan membuatmu semakin merindukan Tuhan hingga engkau ingin
segera bertemu denganNya, sebab aku takut jika kerinduan itu hanya disebabkan
engkau tak sanggup lagi menahan luka dan badai gelombang kehidupan.”
“Engkau
hanya perlu mengukuhkan lagi rasa percaya dirimu, Tuhan memiliki mkasud nan
indah lagi mulia melalu berbagai kesulitan dan kesempitan yang seolah tiada
henti menerpamu. Sungguh melalui ujian itu, terlihat betapa tangguhnya engkau,
betapa bijaksana dan mulianya hatimu sebagai seorang hamba, hamba sanga
pencipta alama semesta dengan segala kuasaNya yang indah nan mulia”

