Rabu, 25 Mei 2016



Lagi-lagi Soal Cinta

Tidak ku sangka melupakanmu adalah hal sulit untuk aku lakukan. Semakin keras aku mencoba untuk melupakanmu bayangmu justru semakin nyata bagiku. Aku tidak paham dengan ini.....
Memangnya siapa kamu sampai kamu mencuri fokus hidupku. Kamu bukanlah sosok yang sering berkomunkasi denganku. Kamu juga bukan sosok yang sering membuatku tertawa dan merasa bahagia dengan hal-hal kecil. Kamu hanya orang yang datang ketika kamu membutuhkanku. Karena kamu memiliki keresahan, kebingungan dan kegalauan. Aku tidak marah dan aku juga tidak membencimu. Aku tidak masalah jika kamu hanya mendatangiku saat kamu butuh. Karena aku masih memiliki banyak teman dan kegiatan yang membuatku merasa bahagia dan bisa sangat menikmati hidup. Benar-benar sikapmu yang demikian itu tidak masalah bagiku.
Tetapi yang jadi masalah sekarang kenapa kamu selalu muncul dalam pikiranku, imajinasiku. Kenapa kamu selalu memenuhi hatiku? Itu masalahnya, itu. Sejak pertama bertemu sampai akhirnya kita berteman selama kurang lebih 7 tahun aku merasa biasa saja denganmu. Tidak ada hal yang membuatku tertarik atau kagum kepadamu. Tetapi kenapa sekarang kamu mendominasi pikiran dan perasaanku.
Bagaimana rasa cinta dan rasa ingin memiliki itu bisa masuk dan membajak hati dan pikiranku? Bagaimana?
Aku benar-benar tidak beruntung, sekalinya aku jatuh cinta harus jatuh pada hati yang selama tujuh tahun berjuang mati-matian mengejar cinta seorang wanita yang tidak lain adalah sahabatku sendiri.
Kekuatan apa yang sebenarnya yang dimiliki cinta sampai-sampai ia bisa membuatku tersiksa seperti ini. Padahal sudah 6 tahun kita tidak bertemu. Dan kamu tidak pernah menghubungi kecuali untuk minta saran, solusi dan informasi. Dan itupun tidak setiap hari. Kenapa aku bisa jatuh cinta dengan kamu.....kamu yang sangat mencintai sahabatku? Kenapa aku bisa kecolongan seperti ini?
Sudah.....tidak ada gunanya kamu marah-marah seperti itu. Yang dengerin cuman ombak pantai yang sejak tadi sibuk berkejar-kejaran. Percaya deh marah-marahmu barusan tidak menyelesaikan apapun. Cuman bikin kamu capek aja. Kataku sambil menepuk pelan bahu sahabatku. Perlahan lengkungan bulan sabit terlihat dari raut wajahnya yang cantik. Nah.....senyum gitukan lebih cantik.
Sini duduk, mungkin aku punya sedikit kata ajaib yang bisa menenangkan pikiranmu.
“Cinta......cinta itu bukan milik manusia. Sebab cinta itu adalah anugerah dari Allah. Ia bisa datang dan juga pergi kapan saja. Itulah mengapa kita tidak boleh mencintai atau membenci orang secara berlebihan. Sebab bisa jadi keadaankan akan berbalik. Cinta jadi musuh, musuh jadi cinta.”
Kita tidak berkuasa mengatur cinta, kita hanya bisa memperjuangkannya dan menjaganya. Bila menurutmu cintamu saat ini tidak pantas untuk kamu perjuangkan maka relakanlah. Lepaskan ia secara perlahan, tidak perlu kamu sibuk mencari tahu bagaimana cinta itu bisa masuk ke dalam hatimu. Tidak perlu kamu sibuk mencari tahu kenapa dia orang yang terpilih untuk kamu cintai. Karena kita tidak punya kuasa untuk mengatur kepada siapa kita akan jatuh cinta. Karena untuk jatuh cinta pada seseorang kamu tidak butuh alasan. Seperti kataku tadi, “Cinta”  adalah anugerah, ketika itu dianugerahkan kepadamu maka saat itulah kamu akan jatuh cinta. Tanpa peduli siapa dia.
Yang terpenting adalah ketika cinta itu dianugerahkan kepadamu tetaplah bijaksana dan dewasa dalam menaggapi dan menjalaninya. Tidak benar jika orang bilang bahwa cinta itu buta dalam tanda kutip itu adalah pernyataan yang negatif.
Sobat cinta itu memang tidak punya mata, dan siapapun yang tidak punya mata itu berarti ia buta, ia tidak bisa melihat. Dan menurutku karena itulah cinta diturunkan, dianugerahkan kepada manusia. Sebab manusia memiliki hati, hati kitalah yang bisa menjadi mata untuk cinta itu.
Maka berikanlah ia mata yang bijaksana, mata yang tetap bisa mengendalikan dirinya, mata yang mampu menyikapi segala sesuatunya dengan dewasa. Kamu tahukan sering kali orang terlena ketika ia mendapatkan apa yang diinginkan.
Jadi jangan biarkan cinta dalam hatimu itu terlena dengan keindahan semata tanpa memperhatikan dan memperdulikan orang-orang disekelilingmu. Jaga hatimu, latih hatimu, kendalikan hatimu. Agar kelak jika cinta itu datang lagi pada orang yang tepat ia bisa menjadi mata yang bijak dan dewasa untuk cinta itu. Sehingga cintamu dan cinta orang yang terpilih untukmu dapat memberikan kebahagiaan yang sesungguhnya. Kebahagiaan yang tidak merusak hidupmu, masa depanmu, hidup dan juga masa depan orang-orang di sekelilingmu.
Hhmmzzz........menghela nafas panjang.
Kamu benar sobat, terimakasih karena telah menyadarkanku......
Sama-sama...
Sekarang mari kita nikmati suasan sunset pantai Sepanjang sore ini.......
Aku pun mengangguk sambil melempar semnyum.
***
Aku tahu apa yang sedang dirasakan sahabatku, tapi aku juga tidak bisa berbuat banyak. Cinta memang selalu seperti itu. Rumit dan tidak bisa dipahami dengan logika. Aku yakin suatu hari nanti kamu akan bahagia dengan cinta yang lain, yang lebih indah, lebih sempurna dan dengan orang yang tepat.
Memorial in Sepanjang beach with my sweet friend......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar