Lagi-lagi Soal Cinta
Tidak
ku sangka melupakanmu adalah hal sulit untuk aku lakukan. Semakin keras aku
mencoba untuk melupakanmu bayangmu justru semakin nyata bagiku. Aku tidak paham
dengan ini.....
Memangnya
siapa kamu sampai kamu mencuri fokus hidupku. Kamu bukanlah sosok yang sering
berkomunkasi denganku. Kamu juga bukan sosok yang sering membuatku tertawa dan
merasa bahagia dengan hal-hal kecil. Kamu hanya orang yang datang ketika kamu
membutuhkanku. Karena kamu memiliki keresahan, kebingungan dan kegalauan. Aku tidak
marah dan aku juga tidak membencimu. Aku tidak masalah jika kamu hanya
mendatangiku saat kamu butuh. Karena aku masih memiliki banyak teman dan
kegiatan yang membuatku merasa bahagia dan bisa sangat menikmati hidup. Benar-benar
sikapmu yang demikian itu tidak masalah bagiku.
Tetapi
yang jadi masalah sekarang kenapa kamu selalu muncul dalam pikiranku,
imajinasiku. Kenapa kamu selalu memenuhi hatiku? Itu masalahnya, itu. Sejak pertama
bertemu sampai akhirnya kita berteman selama kurang lebih 7 tahun aku merasa
biasa saja denganmu. Tidak ada hal yang membuatku tertarik atau kagum kepadamu.
Tetapi kenapa sekarang kamu mendominasi pikiran dan perasaanku.
Bagaimana
rasa cinta dan rasa ingin memiliki itu bisa masuk dan membajak hati dan
pikiranku? Bagaimana?
Aku
benar-benar tidak beruntung, sekalinya aku jatuh cinta harus jatuh pada hati
yang selama tujuh tahun berjuang mati-matian mengejar cinta seorang wanita yang
tidak lain adalah sahabatku sendiri.
Kekuatan
apa yang sebenarnya yang dimiliki cinta sampai-sampai ia bisa membuatku
tersiksa seperti ini. Padahal sudah 6 tahun kita tidak bertemu. Dan kamu tidak
pernah menghubungi kecuali untuk minta saran, solusi dan informasi. Dan itupun
tidak setiap hari. Kenapa aku bisa jatuh cinta dengan kamu.....kamu yang sangat
mencintai sahabatku? Kenapa aku bisa kecolongan seperti ini?
Sudah.....tidak
ada gunanya kamu marah-marah seperti itu. Yang dengerin cuman ombak pantai yang
sejak tadi sibuk berkejar-kejaran. Percaya deh marah-marahmu barusan tidak
menyelesaikan apapun. Cuman bikin kamu capek aja. Kataku sambil menepuk pelan
bahu sahabatku. Perlahan lengkungan bulan sabit terlihat dari raut wajahnya
yang cantik. Nah.....senyum gitukan lebih cantik.
Sini
duduk, mungkin aku punya sedikit kata ajaib yang bisa menenangkan pikiranmu.
“Cinta......cinta
itu bukan milik manusia. Sebab cinta itu adalah anugerah dari Allah. Ia bisa
datang dan juga pergi kapan saja. Itulah mengapa kita tidak boleh mencintai
atau membenci orang secara berlebihan. Sebab bisa jadi keadaankan akan
berbalik. Cinta jadi musuh, musuh jadi cinta.”
Kita
tidak berkuasa mengatur cinta, kita hanya bisa memperjuangkannya dan
menjaganya. Bila menurutmu cintamu saat ini tidak pantas untuk kamu perjuangkan
maka relakanlah. Lepaskan ia secara perlahan, tidak perlu kamu sibuk mencari
tahu bagaimana cinta itu bisa masuk ke dalam hatimu. Tidak perlu kamu sibuk
mencari tahu kenapa dia orang yang terpilih untuk kamu cintai. Karena kita
tidak punya kuasa untuk mengatur kepada siapa kita akan jatuh cinta. Karena untuk
jatuh cinta pada seseorang kamu tidak butuh alasan. Seperti kataku tadi, “Cinta”
adalah anugerah, ketika itu
dianugerahkan kepadamu maka saat itulah kamu akan jatuh cinta. Tanpa peduli
siapa dia.
Yang
terpenting adalah ketika cinta itu dianugerahkan kepadamu tetaplah bijaksana
dan dewasa dalam menaggapi dan menjalaninya. Tidak benar jika orang bilang
bahwa cinta itu buta dalam tanda kutip itu adalah pernyataan yang negatif.
Sobat
cinta itu memang tidak punya mata, dan siapapun yang tidak punya mata itu
berarti ia buta, ia tidak bisa melihat. Dan menurutku karena itulah cinta
diturunkan, dianugerahkan kepada manusia. Sebab manusia memiliki hati, hati
kitalah yang bisa menjadi mata untuk cinta itu.
Maka
berikanlah ia mata yang bijaksana, mata yang tetap bisa mengendalikan dirinya,
mata yang mampu menyikapi segala sesuatunya dengan dewasa. Kamu tahukan sering
kali orang terlena ketika ia mendapatkan apa yang diinginkan.
Jadi
jangan biarkan cinta dalam hatimu itu terlena dengan keindahan semata tanpa memperhatikan
dan memperdulikan orang-orang disekelilingmu. Jaga hatimu, latih hatimu,
kendalikan hatimu. Agar kelak jika cinta itu datang lagi pada orang yang tepat
ia bisa menjadi mata yang bijak dan dewasa untuk cinta itu. Sehingga cintamu
dan cinta orang yang terpilih untukmu dapat memberikan kebahagiaan yang
sesungguhnya. Kebahagiaan yang tidak merusak hidupmu, masa depanmu, hidup dan
juga masa depan orang-orang di sekelilingmu.
Hhmmzzz........menghela
nafas panjang.
Kamu
benar sobat, terimakasih karena telah menyadarkanku......
Sama-sama...
Sekarang
mari kita nikmati suasan sunset pantai Sepanjang sore ini.......
Aku
pun mengangguk sambil melempar semnyum.
***
Aku tahu apa yang sedang
dirasakan sahabatku, tapi aku juga tidak bisa berbuat banyak. Cinta memang selalu
seperti itu. Rumit dan tidak bisa dipahami dengan logika. Aku yakin suatu hari
nanti kamu akan bahagia dengan cinta yang lain, yang lebih indah, lebih
sempurna dan dengan orang yang tepat.
Memorial in Sepanjang beach with my sweet
friend......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar