RENUNGKAN KAWULA MUDAKU
Masa muda……..entah itu remaja atau mungkin yang sudah mulai beranjak dewasa, bagiku sama saja. Semua terbuai dalam cinta. Banyak dari mereka yang berkata bahwa masa muda adalah masa yang paling indah. Ya…….menurutku itu benar.
Saat cinta merona……saat cinta bertathta di hati kawula mudaku ……….., semua serentak berkata bahwa cinta itu indah……..cinta itu kebahagiaan yang paling sempurna.
Tetapi ketika kawula mudaku terluka………,terluka karena sebuah pengkhianatan atau ketidak tulusan dari cinta yang ia bangga-banggakan sebelumnya, maka dengan serentak mereka akan berkata bahwa “cinta itu buta……., membawa luka………,menutup mata dan telinga ku. Hingga tak pernah ku dengar nasehat ibuku dan sahabatku. Hinggga ku campakkan sahabatku dan keluargaku.”
Setelah itu mereka berkubang atau bahkan terkunci dalam sebuah penyesalan. Dan dari penyesalan itu muncullah seribu ekspresi yang merugikan kawula mudaku dan orang-orang yang mencintainya serta orang-orang yang dicintainya. Ada yang mengunci diri di kamar………… tak makan…..tak bicara…….tak beraktivitas dan pada akhirnya puncak dari ekspresi penyesalan dan kesedihan itu adalah mengakhiri hidup dengan bunuh diri atau bangkit lalu bersumpah bahwa mereka tidak akan bercinta lagi…..,bahwa mereka tidak akan mau menyentuh atau berurusan dengan yang namanya C-I-N-T-A.
Hem……….. yakin kalian bisa hidup tanpa cinta…???? Yakin kalian tidak akan menjalin hubungan cinta kasih lagi terhadap lawan jenis…….??? Kawula mudaku jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan dalam hidupmu.
Sekarang coba tarik nafas dalam-dalam……………………….lepaskan perlahan dan renungkan ini.
Pada hakikatnya tidak ada satu makhluk pun di dunia ini yang dapat hidup tanpa cinta. Cinta itu luas…..universal dan setiap orang pasti memiliki devinisi tersendiri terhadap cinta……dan satu lagi tidak ada satupun teori yang tepat untuk menjadi dasar dalam sebuah hubungan cinta yang terjalin antara dua lawan jenis, sahabat,keluarga dan lain-lain.
Tapi yang pasti……….
Cinta itu indah, tidak ada kebahagiaan yang mampu menandingi kebahagiaan cinta……..
Dan tidak adapula……………..kepedihan yang melebihi kepedihan yang terjadi karena cinta……….
Kekuatan terbesar yang ada pada diri manusia adalah cinta ………..cinta yang datang dengan segala kesucian dan keangungannya.
Tapi kenyataannya cinta kini telah ternodai oleh pemeliknya,sehingga cinta itu tak lagi melahirkan ataupun memancarkan energy positifnya. Cinta itu kini menghadirkan luka, luka yang tidak akan pernah tertandingi sakitnya. Sebab cinta itu ajaib ia halus dan lembut, bisa masuk kedalam hati siapapun dan merubah hati yang disemayaminya menjadi segala sesuatu yang di ingininya.
Apapun yang terjadi dalam cinta mu jangan pernah menganggap cinta itu buta yaitu cinta yang membawa luka. Sebab cinta memang tidak punya mata. Dan oleh sebab itulah maka ia diturunkan kebumi secara utuh untuk kita. Karena apa……?
Karena kita punya hati……hati kitalah yang nantinya akan menjadi mata untuk cinta itu. Jadi kebahagiaan dan kepedihan cinta itu terletak pada hati kawula mudaku sendiri-sendiri.
Tetapi pada kenyataannya kebanyakan orang memeberi hati (mata yang buta) untuk cinta. Hingga akhirnya cinta itu tetap buta karena mata yang ia peroleh adalah mata buta. Mata yang akan melahirkan kelukaan,kepedihan, perpecahan dan air mata.
Berikan mata yang indah…..yang penuh pesona……….. untuk cinta . Mata yang bisa tulus mencintai dengan segala kekurangan, kelebihan dan perbedaan yang ada. Bukan mata yang penuh dengan nafsu, nafsu yang akan membuat cinta itu ternoda dan melukai.
“ketika hatimu telah jatuh cinta maka sejak saat itu pula kamu harus bisa mengendalikan perasaanmu. Jaga hati mu agar tidak terlalu berlebihan mengekspresikan rasa cinta dan bahagia itu. Cintailah seseoarang dengan sewajarnya karena sesungguhnya ruang yang membatasi antara cinta dan benci itu sangat tipis.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar