Bertambahnya usia, akan mengantarkan manusia pada tanggungjawab yang besar. Satu demi satu bertambahnya umur akan membuat manusia meninggalkan ketergantungannya terhadap orang lain. Mulai dari hal yang sederhana seperti memasukan makanan dalam mulutnya, memakai baju sampai ia bisa berjalan, pandai berbicara dan berkarya.
Disetiap moment pertambahan umur tersebut Allah azza wa
jalla selipkan kisah bahagia, kisah sedih, mengharukan dan kisah-kisah lainnya
yang menempa hati manusia sehingga ia tumbuh menjadi pribadi yang dewasa dan
bijaksana. Ya.....meskipun tidak semua bisa dewasa dan bijaksana tepat pada
waktunya.
Dan pun kini engkau kawan, kini engkau telah tumbuh menjadi
perempuan dewasa. Sedikit banyak keringatmu telah mampu meringankan beban orang
tua dan suadara-saudaramu. Sedikit perjuangan dan ketekunanmu telah mengukir
senyum bahagia di bibirmu dan juga saudara-saudaramu. Bahkan kawan-kawanmu,
sahabat seperjuangan dakwahmu juga turut merasakan kebahagiaan atas kerja keras
dan dedikasimu.
Sampai-sampai kebahagiaan itu telah melenakan kami, kami
terlena sehingga kami lupa mempersiapkan diri untuk menjadi kuat saat perjuangan
dan persahabatan ini harus dibatasi oleh ruang, waktu dan juga tanggung jawab
yang baru tiba. Tapi satu hal yang harus kamu percayai adalah, bahwa bahagiaku
lebih banyak jika dibandingkan dengan sedihku. Percayalah....
Aku, kami memang bersedih saat engkau harus pergi disaat
kami masih berjalan dalam keadaan tertatih. Tapi sekali lagi percayalah bahwa bahagiaku lebih banyak, karena rasa bahagia ini disertai rasa lega....
Akhirnya....saat yang kau tunggu datang juga.... kataku dalam hati sambil melempar senyum terbaikku untukmu. Tentu aku, kami akan lebih bersedih saat aku tidak mampu menenangkan kegalauan akan begitu panjangnya penantian yang harus engkau lalui kawan.
Sekarang Allah telah memenuhi janjinya, bahwa setiap yang terlahir kedunia telah Allah ciptakan berpasang-pasangan. Allah azza wa jalla dengan kasih dan juga sayangNya telah menyatukanmu dengan dia, dia jodoh terbaik dari Allah.
Semoga Allah memberkahi pernikahan kalian nanti dengan
segala bentuk kebaikan dan kebahagiaan yang mengantarkan kalian berdua bersama
dengan anak keturunan kalian nanti dalam ketaatan dan keridhoan Allah azza wa
jalla
Barakallah....barakallah.....kawan....barakallah....
Percayalah bahwa bahagiaku lebih banyak, karena meskipun tidak lagi bisa seperti dulu, kemarin, dan kemarinnya lagi setidaknya kita masih dikumpulkan dalam satu payung. Payung yang memiliki tujuan yang mulia, yang dari butiran-butiran mimpinya mengantarkan pada satu tujuan, yaitu menggapai ridho Allah azza wa jalla. Kita masih bisa bersua dan aku berharap kita masih bisa icip makan siang bareng kasena dan kesini walau tak lagi bisa seleluasa dulu..... J
Hubungan antara dua manusia atau lebih itu seperti berjalan menaikki tangga, adakalanya melangkah bersama, adakalanya saling membelakangi, mendahului, terpisah jauh, dan sangat mungkin berdekatan sampai maut memisahkan. Apapun posisimu dengan sahabatmu sekarang bukanlah masalah, karena yang terpenting adalah diantara kalian saling mendukung, menghargai dan memotivasi...
inspirasi dipamiti kawan nak halal dengan jodohnya:)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar