Aku Pergi
Aku ingin pergi dan tak ingin disini lagi.
Em….aku pikir itu terlalu egois tapi….aku benar-benar ingin
pergi.
Bukan karna tempat ini, ruang ini telah kehilangan sisi
keindahan dan kebaikkannya. Bukan karena itu. Bagiku tempat ini, ruang ini dan
setiap sudutnya akan selalu memancarkan keindahan dan kebaikkan.
Aku pergi karena aku sudah lelah dengan isi tempat ini. Aku memaafkan
setiap kesalahan yang diperbuat. Tapi itu tidak berarti bahwa aku menerima
kebiasaan buruk yang ada. Manusia memang harus saling memahami dan mengerti
satu sama lain. Tapi itu bukan berarti bahwa seseorang boleh mempertahankan kebiasaan atau sifat buruknya.
Bagaiamana bisa seseorang hidup dengan damai sementara ia memiliki kebiasan
atau sifat buruk yang merugikan orang lain?
Sifat menghargai dan mengerti disini adalah untuk memberikan
kesempatan kepada seseorang untuk memperbaiki dirinya menjadi manusia yang
lebih baik. Bukan untuk menerima dan membiarkan semua kebiasaan dan sifat buruk
seseorang.
Nasehat dan teguran telah datang. Tapi lihat……! Tidak ada
yang berubah.
Aku tak mau membuang waktu lagi, aku berharap benar-benar
bisa segera pergi dari sini. Berharap dengan itu semua akan mengerti bahwa
semua telah mempertahankan sesuatu yang salah.
Aku pergi bukan untuk memutuskan hubungan, aku hanya merasa
mempertahankan sesuatu yang sia-sia. Aku
akan ada jika kalian membutuhkan bimbingan. Aku berharap dengan kepergianku ini
“semua akan sadar dan berubah”.
Curahan hati anak pinggiran
Sabar ya sobat, terus
berjuang, hanya itu yang bisa aku katakana untuknya.