BADAI BELUM
BERLALU
Waktu terus saja berlalu, berjalan sesuai
dengan kodratnya, tanpa kompromi, tanpa belas kasih.
Hari ini apa yang telah aku capai?
Hari ini apa yang telah kita capai?
Mampukah aku, kita berjalan seiring detik
waktu yang terus berlalu?
Waktu tidak akan peduli dengan itu.
Dan sampai dengan hari ini 24 Februari
2015 badai belum berlalu, meskipun hari ini adalah hari baru di tahun yang
baru. Gelombang masih saja terus menerjang mengombang-ambingkan pantai hati
seorang Ar Royan, yang tidak lain adalah diriku sendiri.
Gelombang masih saja terus mencoba
merobohkan keyakinan yang aku pikul sendiri, keyakinan bahwa aku telah berada
di lahan yang benar. Keyakinan bahwa saat ini aku telah menanam bibit unggulan yang
benar hingga suatu saat nanti tiba masa bagiku untuk menanen panenan yang
melimpah lagi mulia.
Tiada hari tanpa kebimbangan, tiada hari
tanpa kegelisahan, hati terus bertanya mampukah aku terus menggenggam keyakinan
ini?
Sampai pada suatu hari aku menyadari bahwa
aku telah menyiksa diriku dengan kebimbangan dan kegelisahan yang sia-sia.
Bila Allah tujuanku, bila Allah alasanku
dari setiap pilihan dan tindakanku maka tidak seharusnya aku ragu terhadap
diriku sendiri. Aku pasti bisa…! Sebab Allah akan menolongku sebagaimana
janjinya, “barang siapa menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya &
meneguhkan kedudukannya .” (QS. Muhammad ayat 7).
Meskipun badai belum berlalu, meskipun
harus aku tempuhi jalan ini sendiri tapi aku percaya ini akan berakhir dengan
indah. Aku percaya dengan cara yang ajaib dan penuh dengan keindahan Allah akan
mengirimkan orang-orang mulia untuk membersamaiku di perjuangan ini suatu hari
nanti.
“Hidup
ini adalah perlombaan pewaris kebajikan, kemenangan sejati adalah kebahagiaan
setelah kematian.”
Sebuah kalimat sederahana yang aku dengar
dari seorang penggerak dan pendiri
lembaga philantrhopi itu akan menjelma menjadi seorang sahabat sejati
yang akan selalu mendorongku untuk tetap semangat dalam memegang teguh
keyakinanku, hingga aku bisa terus berjuang di jalan lahan yang benar dengan
bibit unggul yang benar yang telah aku tanam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar